LPM IAIN Kediri Fasilitasi Tim Penyusun Instrumen Akreditasi

LPM IAIN Kediri – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri tengah bersiap untuk mengajukan akreditasi perguruan tinggi pada tahun 2020. Untuk mencapai hasil yang maksimal, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kediri berinisiatif memfasilitasi Tim Penyusun Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) guna menyelesaikan draf awal Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) dan Laporan Evaluasi Diri Perguruan Tinggi (LEDPT) IAIN Kediri.

Bertempat di Griya Werdiningsih, Kabupaten Kediri, Tim Penyusun IAPT IAIN Kediri dikarantina mulai tanggal 3 hingga 4 Juli 2019. “Karantina selama dua hari ini dimaksudkan agar kita fokus untuk menyelesaikan draf awal LKPT dan LEDPT IAIN Kediri. Draf yang telah selesai tersebut akan kita konsultasikan dengan salah satu perumus instrumen akreditasi perguruan tinggi agar nantinya diberikan catatan-catatan perbaikan,” ungkap Ketua LPM IAIN Kediri, Dr. Muniron, M.Ag., saat membuka acara.

Kepala Pusat Pengembangan Mutu Akademik LPM IAIN Kediri, M. Syamsul Ma’arif, M.Pd., memimpin kegiatan penyelesaian draf awal LKPT dan LEDPT IAIN Kediri tersebut. Pria yang juga Dosen pada Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri itu meminta kepada tim penyusun untuk menyusun draf awal LKPT dan LEDPT IAIN Kediri sesuai data sementara yang telah disiapkan.

“Menyusun draf awal LKPT dan LEDPT idealnya adalah singkat, padat, dan penuh dengan sumber data. Tak lupa juga mengikuti dan memenuhi unsur 5W+1H,” ungkapnya. Ia menambahkan, draf awal LKPT dan LEDPT harus disusun secara analitis dengan menggunakan metode perencanaan strategis untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats).(*/rizal) 

You May Also Like

One thought on “LPM IAIN Kediri Fasilitasi Tim Penyusun Instrumen Akreditasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *